Niat Sholat Witir: Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Tata Cara Lengkap Sesuai Sunnah

Niat Sholat Witir: Bacaan Arab, Latin, Arti, dan Tata Cara Lengkap Sesuai Sunnah

Niat sholat witir sering dicari umat Islam setiap bulan Ramadan maupun di luar Ramadan. Ibadah penutup sholat malam ini memiliki keutamaan besar dan dianjurkan untuk dikerjakan secara konsisten. Lalu bagaimana bacaan niat sholat witir yang benar? Apakah berbeda antara 1 rakaat dan 3 rakaat? Dan bagaimana tata caranya sesuai sunnah?

Artikel ini akan membahas secara lugas dan detail mulai dari pengertian, bacaan niat, jumlah rakaat, hingga keutamaannya.

Apa Itu Sholat Witir?

Sholat witir adalah sholat sunnah yang dikerjakan pada malam hari dengan jumlah rakaat ganjil. Kata witir sendiri berarti “ganjil”. Sholat ini menjadi penutup dari rangkaian sholat malam seperti tahajud atau tarawih.

Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan sholat witir dan hampir tidak pernah meninggalkannya. Dalam hadis riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa witir adalah hak bagi setiap Muslim, sehingga para ulama menilai hukumnya adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan).

Waktu Pelaksanaan Sholat Witir

Waktu sholat witir dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum masuk waktu Subuh.

Artinya:

  • Bisa dilakukan setelah Isya langsung.
  • Bisa dilakukan setelah tarawih (di bulan Ramadan).
  • Bisa dilakukan setelah tahajud di sepertiga malam terakhir.

Namun waktu terbaik adalah di akhir malam, bagi yang yakin bisa bangun.

Bacaan Niat Sholat Witir 1 Rakaat

Berikut niat sholat witir satu rakaat:

Arab:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ رَكْعَةً وَاحِدَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal witri rak‘atan waahidatan lillaahi ta‘aalaa.

Arti:

Saya niat sholat sunnah witir satu rakaat karena Allah Ta’ala.

Bacaan Niat Sholat Witir 3 Rakaat

Untuk tiga rakaat (baik dua salam atau satu salam):

Arab:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ رَكَعَاتٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin:

Usholli sunnatal witri tsalaatsa raka‘aatin lillaahi ta‘aalaa.

Arti:

Saya niat sholat sunnah witir tiga rakaat karena Allah Ta’ala.

Apakah Niat Harus Dilafalkan?

Ini pertanyaan penting.

Mayoritas ulama menjelaskan bahwa niat tempatnya di dalam hati. Melafalkan niat hukumnya tidak wajib, hanya membantu menghadirkan kesadaran sebelum sholat.

Jadi, jika seseorang sudah berniat dalam hati untuk melaksanakan witir, maka sholatnya tetap sah meski tidak membaca lafaz niat secara lisan.

Jumlah Rakaat Sholat Witir

Sholat witir bisa dilakukan dalam jumlah ganjil:

  • 1 rakaat
  • 3 rakaat
  • 5 rakaat
  • 7 rakaat
  • 9 rakaat
  • 11 rakaat

Namun yang paling umum dikerjakan adalah 1 atau 3 rakaat.

Dalam praktiknya ada dua cara populer untuk 3 rakaat:

  1. Dua rakaat salam, lalu satu rakaat salam.
  2. Tiga rakaat satu salam tanpa tasyahud awal (langsung tasyahud akhir).

Kedua cara ini memiliki dasar dari hadis Nabi ﷺ.

Tata Cara Sholat Witir 3 Rakaat

Berikut langkah detailnya (versi dua salam):

Rakaat Pertama

  1. Niat dalam hati.
  2. Takbiratul ihram.
  3. Membaca Al-Fatihah.
  4. Membaca surat pendek (biasanya Al-A’la).
  5. Ruku’, i’tidal.
  6. Sujud, duduk, sujud.
  7. Berdiri ke rakaat kedua.

Rakaat Kedua

  1. Al-Fatihah.
  2. Surat pendek (biasanya Al-Kafirun).
  3. Ruku’, i’tidal.
  4. Sujud dua kali.
  5. Tasyahud akhir.
  6. Salam.

Rakaat Ketiga

  1. Berdiri kembali.
  2. Al-Fatihah.
  3. Surat pendek (biasanya Al-Ikhlas).
  4. Ruku’, i’tidal.
  5. Sujud dua kali.
  6. Tasyahud akhir.
  7. Salam.

Doa Qunut dalam Sholat Witir

Dalam banyak riwayat, Rasulullah ﷺ membaca doa qunut pada rakaat terakhir witir, terutama di pertengahan akhir Ramadan.

Doa qunut witir dibaca setelah i’tidal sebelum sujud.

Namun perlu dipahami:

  • Membaca qunut witir adalah sunnah.
  • Jika tidak membaca qunut, sholat tetap sah.

Keutamaan Sholat Witir

Mengapa sholat witir sangat dianjurkan?

1. Dicintai Allah

Dalam hadis disebutkan bahwa Allah itu Maha Ganjil dan menyukai yang ganjil. Witir menjadi simbol ibadah yang selaras dengan sifat tersebut.

2. Penutup Sholat Malam

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jadikanlah akhir sholat malam kalian adalah witir.”

Artinya witir memiliki posisi istimewa sebagai penyempurna ibadah malam.

3. Tidak Pernah Ditinggalkan Nabi

Sholat witir termasuk ibadah yang hampir tidak pernah ditinggalkan Rasulullah ﷺ, baik saat safar maupun mukim.

Sholat Witir di Bulan Ramadan

Di bulan Ramadan, sholat witir biasanya dilakukan setelah tarawih secara berjamaah di masjid. Inilah yang membuat pencarian “niat sholat witir setelah tarawih” meningkat setiap tahun.

Namun jika seseorang ingin menunda witir hingga setelah tahajud, itu juga diperbolehkan — selama belum witir bersama imam.

Catatan penting:
Jika sudah witir bersama imam, tidak dianjurkan mengulang witir lagi di akhir malam.

Bolehkah Witir Lebih dari Satu Kali?

Mayoritas ulama berpendapat:

Tidak ada dua witir dalam satu malam.

Jika sudah witir, maka sholat malam setelahnya dilakukan tanpa menutup lagi dengan witir kedua.

Mana yang Lebih Utama: 1 atau 3 Rakaat?

Keduanya sah dan memiliki dasar hadis. Namun tiga rakaat lebih sering dipraktikkan karena dianggap lebih sempurna.

Bagi yang khawatir tidak bisa bangun malam, disarankan witir sebelum tidur.

Kesalahan Umum dalam Sholat Witir

Beberapa kesalahan yang sering terjadi:

  1. Mengira witir wajib sehingga merasa berdosa jika tertinggal.
  2. Menganggap qunut wajib.
  3. Mengulang witir dua kali dalam satu malam.
  4. Tidak memahami bahwa niat cukup di hati.

Memahami hal ini penting agar ibadah dilakukan dengan ilmu dan ketenangan.

Kesimpulan

Niat sholat witir adalah bagian penting sebelum melaksanakan sholat sunnah penutup malam ini. Namun perlu ditegaskan bahwa niat cukup di dalam hati, dan lafaz hanya membantu.

Sholat witir bisa dilakukan satu rakaat atau tiga rakaat, dengan tata cara yang fleksibel sesuai sunnah. Ibadah ini memiliki keutamaan besar, terutama sebagai penyempurna sholat malam dan ibadah Ramadan.

Membiasakan diri melaksanakan witir, meski hanya satu rakaat, adalah langkah kecil dengan pahala besar.

Lebih baru Lebih lama